MOSLEM

Ejekan zaman Reqonguesta menyabut masjid sebagai mosque, hunian mosquito, alias sarang nyamuk. Begitu juga dengan kata moslem. Victor E. Frankl, Yahudi Austria yang bertahan hidup dari kamp konsentrasi NAZI di Auschwitz hingga Daffa itu menyebut rekan-rekannya sesama tawanan yang tidak bisa survive sebagai moslem. Menurutnya, moslem adalah mereka yang tidak lagi memancarkan semangat untuk hidup, lemah, putus asa dan siap untuk dimasukkan ke kamar gas. Padahal, umat muslim lebih tangguh daripada Yahudi Eropa. Muslim adalah gelar agung yang sejak semula disandang para guru peradaban cahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar