KARET

KARET Syarat-syarat Tumbuh 1. Tanah - Tanah harus gembur - Kedalaman antara 1-2 meter - Tidak bercadas - PH tanah 3,5 – 7,0 - Ketinggian tempat anatara 0 – 400 meter, paling baik pada ketinggian 0 – 200 meter, setiap kenaikan 200 meter matang sedap terlambat 6 bulan. 2. Iklim - Curah hujan minimum 1.500 mm pertahun, jumlah hari hujan 100 – 150 hari, curah hujan optimum 2.500 – 4.000 mm. - Hujan selain bermanfaat bagi pertumbuhan karet, ada hubungannya dengan pemungutan hasil, terutama jumlah hari hujan sering turun pada pagi hari - Unsur angin berpengaruh terhadap ; - Kerusakan tanaman akibat angin kencang, - Kelembaban sekitar tanaman, - Produksi akan berkurang. PENANAMAN 1. Pembuatan lubang tanam dan pengajiran kedua. 2. Jarak tanam untuk tanah ringan 45X45X30 Cm, untuk tanah berat 60 X 60 X 40 Cm. 3. Lubang dibiarkan satu bulan atau lebih. 4. Jenis penutup tanah; Puecaria Javanica, Colopogonium moconoides dan centrosema fubercens,penanaman dapat diatur atau ditugal setelah tanah diolah dan di bersihkan, jumlah bibit yang ditanam 15 – 20 Kg/Ha dengan perbandingan 1 : 5 : 4 antara Pueraria Javanoica : Colopoganium moconoides dan cetrosema fubercens 5. Penanaman ; bibit ditanam pada lubang tanah yang telah dsiberi tanda dan ditekan sehingga leher akan tetap sejajar dengan permukaan tanah, tanah sekeliling bibit diinjak-injak sampai padat sehingga bibit tidak goyang, untuk stump mata tidur mata menghadap ke sekatan atau di sesuaikan dengan arah angin. Tumpangsari/Tanaman sela/intercroping Syarat-syarat pelaksanaan tumpangsari : - Topografi tanah maksimum 11 (8%) - Pengusahaan tanaman sela diantara umur tanaman karet 0 – 2 tahun. - Jarak tanam karet sistem larikan 7 X 3 meter atu 6 X 4 meter. - Tanaman sela harus di pupuk. - Setelah tanaman sela dipanen segera diusahakan tanaman penutup tanah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar